Sektor Peternakan

Peternakan

Kabupaten Tanah Laut sejak sekian lama sudah dikenal sebagai daerah penghasil ternak sapi di provinsi kalimantan selatan, hampir 40 % kebutuhan daging di Kalsel disuplai dari Tala. Hampir setiap minggu tidak kurang 250 ekor sapi keluar dari tanah laut menuju keluar daerah dalam provinsi Kalsel, bahkan ke Kalimantan Tengah.

Hal ini merupakan suatu indikasi bahwa budi daya ternak mampu menjadi sektor unggulan, karena memiliki keunggulan komparatif dan sekaligus keunggulan kompetitif yang senantiasa ditingkatkan. Artinya agribisnis sektor peternakan menjanjikan keuntungan yang cukup memadai.

Oleh karena itu pemerintah daerah berusaha terus mendorong pertumbuhan populasi ternak di Kabupaten Tanah Laut, baik melalui pengadaan ternak baru, pengadaan ternak bibit unggul, inseminasi dan sebagainya. Untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya agribisnis ternak maka pemerintah daerah juga mengambil kebijakan kebijakan yang bersifat suportif seperti pengembangan hijauan makanan ternak, pelayanan kesehatan hewan, pengembangan ternak unggul, pencegahan dan pemberantasan penyakit dan lain lain. berbagai kebijakan tersebut ternyata cukup efektif sehingga populasi ternak sapi terus meningkat.

Tahun 2009 populasi ternak terjadi peningkatan sebanyak 80.533 ekor, jika dibandingkan dengan tahun 2008 sebanyak 79.191 ekor. untuk tahun 2010 masih dalam perhitungan sementara, diperkirakan jumlah populasinya melebihi 80 ribu lebih. Selain ternak sapi, di Kabupaten Tanah Laut tahun ini juga berkembang pesat usaha peternakan ayam, baik ayam buras, ayam ras petelur dan ayam ras pedaging. tahun 2009 populasi ayam pedaging 9.603.331 ekor, ayam ras petelur 2.513.900 ekor, ayam buras 920.235 ekor, rata rata meningkat jika dibanding tahun 2008. sedangkan untuk tahun 2010 diprediksi populasi ayam pedaging meningkat ± 61 %, dan untuk ayam ras petelur meningkat ± 10 %.

Dalam rangka meningkatkan keunggulan kompetitif usaha di bidang peternakan terus didorong menjadi usaha agribisnis menuju era industri, dengan harapan daerah tanah laut tidak lagi mengirim sapi hidup keluar daerah tetapi sudah dalam bentuk daging segar beserta hasil olahan lainnya. untuk itulah maka upaya modernisasi sarana rumah potong hewan (RPH) terus dilakukan.

PELUANG INVESTASI

  • Agribisnis berupa pembiakan dan penggemukan ternak sapi, kambing, ayam.
  • Pengalengan atau pengolahan daging ternak, dan pengolahan pupuk kandang.

Jenis ternak yang dikembangkan di Tanah Laut adalah sapi, kerbau, kambing, ayam buras, ayam ras petelur, ayam ras pedaging, dan itik. Adapun jenis ternak yang paling berpeluang untuk kegiatan investasi adalah sapi dan kambing.

 

 

 

Peternakan di Kabupaten Tanah Laut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s